BETTY PURNAMASARI

Berpacu menjadi yang terbaik

Pengobatan Ilmiah dan Non-ilmiah

01 October 2012 - dalam Komputasi Biomedis Oleh betty-p--fst09

Dengan majunya perkembangan ilmiah dalam bidang medis tak membuat pengobatan tradisional menjadi punah. Pengobatan secara ilmiah  dan tradisional memiliki tujuan yang sama dalam bidang medis tetapi dilakukan dengan metode yang berbeda. Jika ditilik dari segi ilmunya, bidang pengobatan medis secara ilmiah telah terbukti dan tersusun serta tertelusur secara rapi perkembangannya dari masa ke masa, karena telah dilakukan riset dari ilmuan-ilmuan yang terdahulu dan telah terbukti dan diakui oleh ilmuan dibidangnya.  Sebenarnya pengobatan secara tradisitonalatau dapat disebut pengobatan non-ilmiah tak kalah hebat dengan pengobatan ilmiah hanya saja belum semua benar-benar teruji secara klinis dan dapat dipertanggung jawabkan jika terjadi suatu kesalahannya. Pengobatan non-ilmiah ini biasanya banyak dilakukan dari zaman kuno yang menjadi kepercayaan sang nenek moyang dan tetap berlangsung secara turun-temurun hingga sekarang.

Contoh pengujian ilmiah terhadap cara pengobatan yang non-ilmiah :

Saya akan mencoba sedikit menjabarkan secara ilmiah beberapa pengobatan tradisional non-ilmiah.

 

Contohnya pengobatan non-ilmiah terapi lintah : lintah bagi sebagian orang merupakan binatang yang menakutkan sekaligus menjijikkan karena kebiasaannya yang suka menghisap darah dan bentuknya yang lembek serta menggelikan. Selain dari hal-hal negatif tersebut ternyata liur dari lintah tersebut mengandung zat antikoagulan (anti pembekuan darah) dan juga zat-zat lain seperti : penisilin, anti radang dan anestesi/bius. Air liur tersebut terlarut bersama aliran darah saat lintah ditempelkan ke permukaan kulit manusia. Terapi lintah dapat menstabilkan kadar hormon serotonin / melancarkan peredaran darah dan oksigen pada jaringan saraf halus di kepala. Oleh karena itu terapi lintah ini masih dipercaya oleh masyarakat dalam upaya menyembuhkan beberapa penyakit.

 

Contoh selanjutnya adalah terapi batu panas yang biasa digunakan dalam salon-salon spa. Terapi batu ini dapat dipercaya melancarkan peredaran darah. Selain itu biasanya terapi menggunakan batu panas dilakukan bersamaan dengan diikuti dengan melakukan pijatan menggunakan aromaterapi yang berfungsi merelaksasikan otot dan pikiran. Pada dasarnya jika pembuluh darah manusia dipanaskan maka akan membuat pembuluh darah tersebut menjadi terbuka sehingga aliran darah di dalamnyapun menjadi lancar. Oleh karena itu terapi dengan batu panas ini masih dapt teruji secara ilmiah.

 

Mungkin sekian dulu pembahasan dari saya.

Terimakasih.

Available to comment.



Read More | Respon : 2 komentar

2 Komentar

jinemfebriasesa natasa

pada : 29 October 2012


"Apakah ada peralatan medis yang mengadaptasi sistem pengobatan tradisional ini?"


betty

pada : 30 October 2012


"mbak jinem : saya kurang mengerti siapa mengadaptasi siapa, tapi jika dihubungkan dengan dunia medis beberapa sistem dalam pengobatan tradisional juga ditepakan di peralatan medis. contohnya saja untuk terapi batu panas, di dunia medis ada alat yang namanya diatermi yang mana hasil panas yang dihasilkan oleh alat tersebut digunakan untuk terapi juga."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :